Agensi aktor Hwang Jung-min, SEM Company, mengumumkan hasil putusan sidang tingkat pertama terkait kasus penguntitan yang menimpa sang aktor. Pengumuman terkait hasil putusan itu dirilis dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada hari ini, 8 September 2026.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis, pihak agensi membeberkan bahwa majelis hakim telah menyatakan terdakwa berinisial “A” terbukti bersalah atas pelanggaran Undang-Undang tentang Hukuman Kejahatan Penguntitan. Pengadilan memvonis terdakwa bersalah atas seluruh dakwaan tindakan penguntitan yang dilakukan secara terus-menerus serta berniat jahat. Atas perbuatannya, terdakwa dijatuhi hukuman denda sebesar 6 juta Won (sekitar Rp70 juta) serta diwajibkan menyelesaikan program rehabilitasi dan pembinaan penguntitan selama 40 jam.
Dalam putusannya, pengadilan menegaskan bahwa rangkaian tindakan terdakwa merupakan tindak pidana nyata karena telah mengganggu dan melanggar privasi kehidupan sehari-hari Hwang Jung-min secara serius. SEM Company menyambut baik putusan tersebut dan menekankan bahwa aksi penguntitan yang mengancam ketenteraman hidup seseorang tidak dapat dibenarkan atas alasan apa pun.
Meski putusan tingkat pertama telah keluar, agensi menegaskan komitmennya untuk terus menempuh langkah hukum lanjutan. Pihak manajemen berencana memidanakan penyebaran informasi palsu serta peredaran rekaman suara yang diedit secara manipulatif selama persidangan berlangsung, tanpa memberi ruang kompromi maupun keringanan bagi pelaku.
Kasus ini bermula pada Juli lalu ketika rumor mengenai kehidupan pribadi Hwang Jung-min merebak di komunitas daring dan media sosial. Sosok “A” menyebarkan tangkapan layar riwayat panggilan telepon serta pesan singkat, mengklaim bahwa dirinya menjalin hubungan asmara dengan sang aktor kawakan. Tuduhan tersebut langsung dibantah tegas oleh agensi, yang sejak awal mengidentifikasi penyebar rumor tersebut sebagai pelaku yang telah lama menguntit dan melecehkan Jung-min secara obsesif.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



