The Recording Academy mempertimbangkan untuk menghapus kategori Best Asian Pop Music Performance dalam ajang “69th GRAMMY Awards”. Hal itu disampaikan oleh CEO Recording Academy, Harvey Mason Jr., pada 14 Agustus 2026 lalu.
Lewat pernyataan yang dirilis, Mason menyebut jika organisasi The Recording Academy sedang meninjau masukan dari komunitas musik terkait kategori Asian Pop yang baru dibentuk.
“Terlepas dari niat kami, kini jelas bahwa sejumlah musisi merasa kategori ini tidak merepresentasikan musik yang telah mereka ciptakan dengan kerja keras secara tepat,” ujar Mason.
Ia melanjutkan bahwa Recording Academy telah membuktikan selama enam tahun terakhir kemampuannya untuk merespons kebutuhan komunitas musik secara tegas dan cepat. Selain itu, organisasi ini juga berkomitmen untuk memastikan para musisi merasa benar-benar dihargai seiring dengan terus berkembangnya organisasi tersebut.
Sebelumnya, kontroversi muncul setelah The Recording Academy memperkenalkan kategori Best Asian Pop Music Performance untuk penghargaan tahun ini. The Recording Academy menyebut jika kategori ini ditujukan untuk mengapresiasi musik pop yang diciptakan atau dikaitkan secara luas dengan pasar Asia, termasuk K-Pop, J-Pop, dan C-Pop.
Perdebatan ini memanas pada 29 Juli ketika BTS mengumumkan jika mereka tidak akan mengirimkan karya musiknya dalam ajang “69th GRAMMY Awards”. Para member mengatakan jika mereka ingin karyanya dinilai “berdasarkan musik itu sendiri, bukan berdasarkan wilayah atau bahasa”.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



