Bandara Tampa terseret dalam dokumen hukum terkait perjuangan HYBE dalam memberantas peredaran merchandise tiruan BTS. Hal itu diketahui lewat laporan yang dirilis oleh berbagai media di Korea hari ini, 3 November 2026.
Dalam laporan yang dibuat, terungkap melalui dokumen materi yang diajukan ke pengadilan federal di New Jersey jika pihak HYBE, BigHit Music, dan HYBE America telah melayangkan surat peringatan resmi kepada sejumlah toko di Bandara Internasional Tampa (Tampa International Airport). Lewat surat tersebut, agensi menuntut agar seluruh produk tidak resmi bertema BTS segera ditarik dan dibersihkan dari toko-toko di dalam area bandara.
Kota Tampa sendiri merupakan lokasi pembuka rangkaian tur konser Amerika Serikat yang dilakoni BTS tahun ini. Grup tersebut sukses menggelar konser megah di Stadion Raymond James pada 25, 26, dan 28 April lalu, di mana pihak bandara lokal sempat menyambut antusias para penggemar yang berdatangan dari berbagai wilayah untuk menonton penampilan idola mereka.
Berdasarkan keterangan pihak HYBE, permasalahan peredaran barang bajakan ini ternyata tidak hanya terbatas di area bandara saja. “Terdapat merchandise ilegal yang dijual dan didistribusikan di setiap 12 pertunjukan stadion pertama dari tur AS tahun ini,” ungkap pihak HYBE. Catatan tersebut mencakup seluruh jadwal konser, mulai dari tiga pertunjukan di Tampa, dua di El Paso, tiga di Stanford, hingga empat pertunjukan di Las Vegas.
HYBE memaparkan bahwa berbagai atribut tiruan seperti kaus dan poster tanpa lisensi dijual bebas di sekitar area venue konser di Tampa. Sementara itu, ragam produk tandingan seperti kaus, sweatshirt, hingga jersey juga ditemukan beredar di Stanford. Peringatan tegas yang dikirimkan kepada pihak toko bandara pun dijadikan sebagai bukti tambahan kuat mengenai masifnya penjualan barang ilegal kepada para penggemar yang sedang bepergian untuk menghadiri konser.
Sebagai perbandingan, pihak HYBE turut merujuk pada kasus serupa di masa lalu. “Pada bulan Mei 2019, bekerja sama dengan penegak hukum setempat, kami berhasil menyita 145 kotak merchandise—termasuk sekitar 5.000 kaus BTS—di sebuah pop-up store ilegal di Pasadena,” jelas pihak agensi.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



