SUBLIME, agensi Lee Hyeri, membagikan perkembangan terbaru terkait langkah hukum yang tengah mereka tempuh untuk melindungi artisnya. Perkembangan itu disampaikan oleh SUBLIME lewat pernyataan yang dirilis hari ini, 13 Agustus 2026.
Dalam keterangan resminya, SUBLIME mengungkapkan bahwa mereka telah secara konsisten memproses hukum para pelaku sejak Oktober 2024. Bukti-bukti tersebut dihimpun baik dari pemantauan tim internal maupun laporan dari para penggemar.
Langkah tegas ini telah membuahkan hasil. Sejumlah laporan pidana—termasuk tuduhan penghinaan serta pencemaran nama baik berdasarkan Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi—telah terbukti secara hukum. Pihak agensi menyebutkan bahwa para pelaku telah dijatuhi sanksi denda, sementara beberapa kasus berat lainnya kini telah dilimpahkan ke pihak kejaksaan.
Lebih lanjut, SUBLIME menegaskan bahwa mereka terus mengawasi segala bentuk pelanggaran terhadap Hyeri, mulai dari pelecehan seksual, pencemaran nama baik, hingga penyebaran hoaks. Pihak agensi meminta penggemar tidak khawatir, sebab proses hukum tetap terus berjalan secara intensif meskipun tidak selalu diumumkan ke publik secara real-time.
Guna melindungi hak serta kenyamanan artisnya, SUBLIME menyatakan tidak akan memberikan pengampunan atau membuka pintu damai bagi siapa pun yang terbukti melakukan aksi jahat tersebut di masa mendatang.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.
