Lisa BLACKPINK menyampaikan permohonan maaf terkait penggunaan kata bernada cercaan rasial dalam rekaman video masa pelatihannya. Klarifikasi tersebut ia sampaikan langsung dalam sesi wawancara bersama Variety di ajang “Toronto International Film Festival”, bertepatan dengan pemutaran perdana film dokumenternya, ‘Always Lalisa’, pada 14 September.
Pada kesempatan tersebut, sang idola mengatakan jika ia sungguh-sungguh ingin meminta maaf. Ia menjelaskan, sebagai orang Thailand dan tumbuh besar di sana, tidak ada edukasi terkait cercaan rasian itu di lingkungannya. Oleh karena itu, pada saat ucapan itu ia sampaikan, dirinya tidak mengetahui seberapa besar pengaruhnya.
Potongan rekaman tersebut berasal dari sesi evaluasi bulanan para trainee di YG Entertainment sebelum BLACKPINK resmi debut pada 2016. Dalam video itu, terlihat para peserta pelatihan menyanyikan bait rap lagu berbahasa Inggris yang memuat kata sensitif tersebut.
Berdasarkan penuturan dalam film dokumenternya, agensi Lisa saat ini, LLOUD, sebenarnya sempat berniat merilis pernyataan resmi tak lama setelah rekaman tersebut bocor ke publik. Akan tetapi, langkah itu ditentang oleh YG Entertainment. Film tersebut juga mengungkap bahwa kebocoran video itu sempat memicu ancaman pembunuhan, sehingga akhirnya diputuskan untuk tidak memperpanjang pembahasan masalah tersebut kala itu.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



