EVAN untuk pertama kalinya membuka kisah masa lalunya yang penuh perjuangan saat melawan penyakit kanker ketika masih kanak-kanak. Hal itu ia ungkap dalam sesi wawancara yang dilakukan bersama Weverse Magazine beberapa waktu yang lalu.
Pada kesempatan tersebut, sang musisi membeberkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap limfoma maligna (kanker kelenjar getah bening) saat duduk di bangku kelas empat sekolah dasar. Di usia yang masih belia tersebut, ia harus menjalani serangkaian pengobatan medis yang intensif.
Ia mengenang momen awal saat menyadari ada yang tidak beres dengan tubuhnya, yakni ketika tiba-tiba mengalami sesak napas hebat seusai bermain sepak bola. Rangkaian pemeriksaan medis lanjutan akhirnya mengonfirmasi penyakit ganas tersebut.
Meski harus melalui proses pengobatan yang berat dan melelahkan, EVAN bertekad untuk tetap tegar demi sang ibu yang setia mendampingi serta merawatnya tanpa lelah sepanjang masa perawatan. Menariknya, selama menjalani rawat inap di rumah sakit, ia tetap berusaha menyebarkan energi positif dengan memainkan gitar dan mengikuti pentas bakat demi menghibur sesama pasien.
Tantangan tak lantas berhenti setelah ia dinyatakan sembuh. Masa pemulihan dan adaptasi kembali ke kehidupan normal justru menyisakan luka emosional tersendiri. EVAN mengaku sempat menjadi korban ejekan teman-teman sebayanya karena pertumbuhan rambutnya yang tidak merata usai kemoterapi. Pengalaman pahit tersebut sempat mengubah karakternya menjadi sosok yang lebih tertutup.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



