Operator kanal YouTube kontroversial HoverLab (Garosero Research Institute), Kim Se Ui, akhirnya resmi ditahan oleh pihak berwenang. Kabar penahanan Kim Se Ui dikabarkan oleh berbagai media di Korea Selatan kemarin, 27 Mei 2026.
Berdasarkan laporan yang dibuat, keputusan penahanan ini diambil oleh pengadilan setelah mempertimbangkan adanya risiko pelarian serta potensi penghancuran barang bukti oleh tersangka. Kim Se Ui sendiri saat ini tengah menghadapi tuduhan penyebaran rumor palsu secara berulang terhadap Kim Soo Hyun.
Status penahanan tersebut ditetapkan setelah Hakim Boo Dong Sik dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul menggelar sidang interogasi pra-peradilan untuk meninjau surat perintah penangkapan. Dalam kasus ini, Kim Se Ui dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari pelanggaran Undang-Undang Khusus tentang Hukuman Kejahatan Seksual, pencemaran nama baik, pengancaman, serta percobaan pemerasan.
Sebelumnya, pihak Kepolisian Gangnam Seoul telah mengajukan permohonan surat perintah penangkapan yang kemudian diteruskan oleh jaksa ke pengadilan. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengendus adanya motif ekonomi di balik aksi nekat tersebut. Kim Se Ui diduga sengaja menyebarkan informasi palsu seputar Kim Soo Hyun demi mendongkrak keuntungan dari sirkulasi penayangan di YouTube.
Secara lebih rinci, penyidik menemukan indikasi kuat bahwa tersangka telah merekayasa tangkapan layar percakapan KakaoTalk yang diklaim berasal dari pihak keluarga mendiang aktris Kim Sae Ron. Otoritas berwenang menemukan sedikitnya tujuh bagian yang telah dimanipulasi, termasuk mengubah nama profil interaksi di dalam obrolan tersebut menjadi “Kim Soo Hyun”.
Tak hanya itu, polisi juga mencurigai bahwa rekaman suara mendiang Kim Sae Ron yang sempat dipublikasikan dalam sebuah konferensi pers merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI). Pihak kepolisian meyakini bahwa Kim Se Ui secara sadar memiliki niat buruk untuk menjatuhkan reputasi sang aktor, meskipun ia tahu bahwa Soo Hyun tidak pernah mengencani mendiang aktris tersebut saat masih di bawah umur, dan kematian sang aktris sama sekali tidak ada hubungannya dengan Soo Hyun.
Di sisi lain, Kim Se Ui dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Sesaat setelah menghadiri sidang pembacaan tuntutan, ia menyatakan kepada awak media bahwa dirinya menolak keras semua dakwaan dan siap melakukan perlawanan hukum. Ia bahkan mengkritik surat perintah penahanan tersebut dengan menyebutnya ceroboh dan tidak didasari oleh pemeriksaan fakta yang matang. Terkait rekaman suara yang memicu polemik, Kim Se Ui berkilah bahwa Badan Forensik Nasional sendiri belum bisa memastikan apakah suara itu hasil manipulasi AI atau bukan, sehingga ia menilai sangat tidak adil jika aparat hanya mengandalkan hasil analisis dari perusahaan swasta yang disewa oleh pihak Kim Soo Hyun.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



