Salah satu member dari grup KPop BTS, Jungkook, dikabarkan menjadi korban pencurian identitas. Hal ini dilaporkan oleh media outlet Biz Hankook pada 22 Maret 2025 lalu di Korea Selatan.
Dalam laporan yang dibuat, Biz Hankook menyebut jika seseorang yang tidak dikenal mencoba mengambil alih saham HYBE senilai 8,44 miliar Won yang dimiliki Jungkook. Hal tersebut dilakukan oleh orang tersebut dengan memanfaatkan ketidakhadiran sang idola karena tengah menjalani wamil.
Insiden ini sendiri dikabarkan terjadi pada 6 Januari 2025 lalu, tidak lama setelah Jungkook memulai wamil. Dikabarkan jika sang pelaku membuka tiga akun sekuritas menggunakan nama sang idola. Setelah membuka akun tersebut, pelaku mentransfer 33.500 lembar saham HYBE tanpa sepengetahuan sang idola. 33.000 lembar saham senilai 8,3 miliar Won dipindahkan ke akun baru ini, sementara 500 lembar sisanya yang bernilai 126 juta Won dipindahkan ke akun milik pihak ketiga.
Pada bulan Maret 2024 lalu, Jungkook telah melayangkan gugatan terhadap pihak ketiga yang membeli 500 lembar saham miliknya. Lalu, di bulan Februari 2025, Pengadilan Distrik Seoul Barat memerintahkan pihak ketiga tersebut untuk mengembalikan saham yang ia beli. Pihak ketiga ini sempat mengajukan banding, tetapi banding tersebut ia batalkan pada bulan Maret ini.
Sementara itu, pelaku pencurian identitas Jungkook hingga saat ini belum berhasil diidentifikasi. Berdasarkan akses yang ia dapatkan terhadap data-data penting, dicurigai jika sang pelaku berasal dari seseorang yang dekat dengan sang idola.
BIGHIT MUSIC sendiri bergerak cepat untuk meminimalisir dampak kerugian yang diterima artis mereka. Tidak lama setelah semuanya terungkap, akun milik sang idola langsung dibekukan dan dikembalikan ke pemiliknya. Pembekuan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kerugian finansial yang lebih besar terjadi.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.