Aksi sejumlah penggemar asal Tiongkok yang menggalang dana dan menawarkan pinjaman untuk membantu orang tua Aijing A2O LITE menuai perdebatan sengit. Kontroversi ini bermula dari unggahan di Weibo yang mengajak sesama penggemar untuk patungan melunasi utang sang ibu akibat dugaan penunggakan upah.
Beberapa penggemar berdalih bahwa langkah tersebut dilakukan agar sang idola yang baru berusia 13 tahun dapat fokus berkarier di dunia musik tanpa terbebani masalah finansial keluarga. Mereka bahkan berencana memberikan dana tersebut dalam bentuk pinjaman yang nantinya dapat dikembalikan setelah sang ibu kembali memiliki penghasilan.
Kendati demikian, rencana kontroversial ini justru mendapat kecaman tajam setelah menyebar ke komunitas daring Korea Selatan. Publik menilai tindakan penggemar tersebut tidak masuk akal, terlebih masih banyak pihak korban yang belum menerima hak pembayaran upah mereka.
Masalah ini mencuat tidak lama setelah Aijing debut bersama A2O LITE pada 12 Oktober, menyusul laporan bahwa bisnis pendidikan orang tuanya di Beijing digugat karena menunggak upah karyawan sejak 2024 dengan total mencapai sekitar 3,45 juta Yuan. Menanggapi hal tersebut, ibunda sang idola telah merilis permintaan maaf pada 14 Oktober dan berjanji akan bertanggung jawab penuh tanpa melibatkan putrinya.
Di sisi lain, Aijing juga sempat diterpa isu miring terkait dugaan dorongan fisik terhadap rekan satu grupnya saat sesi foto bersama pada 22 Oktober lalu. Meski sebagian warganet mengkritik sikap tersebut sebagai tindakan yang tidak sopan, sejumlah pihak lain berpendapat bahwa kejadian itu hanyalah kesalahpahaman biasa saat para member berusaha merapikan posisi di tangga yang sempit.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News,



