Agensi dari girl group VVUP, EgoENT, kini tengah menghadapi gugatan lebih dari 1 miliar Won terkait upah karyawan yang tidak dibayarkan. Gugatan itu sendiri dilaporkan oleh berbagai media di Korea Selatan pada 30 Mei 2026 lalu.
Berdasarkan laporan yang dibuat, disebutkan jika agensi ini mendapat beberapa gugatan 1 miliar Won karena diduga gagal membayar staf yang bekerja dalam produksi album dan video musik VVUP. Beberapa anggota staf, termasuk produser video musik, koreografer, dan penata gaya, telah mengajukan tuntutan hukum terhadap EgoENT dan CEO-nya, yang hanya diidentifikasi sebagai Mr. Kim. Secara total, jumlah biaya staf yang belum dibayar di semua tuntutan hukum tersebut mencapai sekitar 1 miliar Won.
Menurut para staf, EgoENT gagal melakukan pembayaran bahkan setelah menandatangani perjanjian tertulis. Salah satu staf mendapatkan perjanjian tertulis pada tanggal 29 Desember, yang menjanjikan pembayaran sebesar 336 juta Won akan dilakukan pada tanggal 1 Januari 2026. Namun, agensi itu tidak pernah memenuhi pembayaran tersebut.
Para penggugat juga menyatakan bahwa ketika mereka mencoba untuk melakukan penyitaan sementara, ternyata rekening bank perusahaan tersebut “hampir kosong”.
CEO Kim mengklaim bahwa EgoENT mencoba bertemu dengan para penggugat untuk ‘bernegosiasi dan menyelesaikan’ masalah pembayaran yang terlewat. Namun, ajakan pertemuan itu hanya menerima tanggapan yang menginstruksikan pihak agensi untuk berkomunikasi secara eksklusif melalui jalur hukum.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



