BLACKPAPER, agensi produksi konten yang didirikan oleh Yoo Byung Jae, akhirnya buka suara terkait kontroversi lowongan kerja magang mereka. Hal itu disampaikan oleh BLACKPAPER lewat pernyataan yang dirilis kemarin, 3 Juni 2026.
Berdasarkan pernyataan yang dirilis, pihak perusahaan mengakui adanya poin-poin yang memicu salah paham. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk merevisi serta menghapus pengumuman tersebut.
Sebelumnya, muncul keriuhan di sosial media terkait dengan BLACKPAPER. Keriuhan ini bermula ketika poster lowongan kerja yang diunggah di situs resmi BLACKPAPER pada 12 Mei lalu mendadak viral di berbagai komunitas online. Netizen beramai-ramai menyoroti kualifikasi dan kondisi kerja yang dinilai kurang ideal.
Dalam poster tersebut, BLACKPAPER mencari anak magang yang bisa berkomitmen penuh (full-time) selama enam bulan. Kandidat juga dituntut paham betul soal konten kreator, format hiburan, gaya bahasa YouTube, hingga fasih mengoperasikan software edit foto dan video.
Tak hanya itu, pelamar yang punya pengalaman mengelola media sosial, memproduksi konten, serta paham soal pengembangan merchandise (MD), emotikon, dan hak kekayaan intelektual (IP) karakter akan lebih diutamakan.
Netizen menganggap syarat yang diajukan terlalu tinggi untuk posisi magang. Terlebih lagi, kontrak full-time selama enam bulan tersebut tidak memberikan kejelasan apakah ada peluang untuk diangkat menjadi karyawan tetap atau tidak. Kejelasan status inilah yang memicu perdebatan sengit di media sosial.
Sebagai informasi, BLACKPAPER merupakan rumah produksi yang digawangi oleh Yoo Byung Jae bersama mantan manajernya, Yoo Gyu Seon. Perusahaan ini telah melahirkan beberapa program populer, seperti reality show orisinal TVING ‘Blossom with Love’ dan ‘Alumni Lovers’ yang tayang di MBC.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



