Konser BTS di Jakarta mendapat imbas dari perselisihan antara netizen Korea Selatan dan Asia Tenggara di X (Twitter) beberapa hari belakangan.
Beberapa hari ini, di X, muncul perselisihan antara netizen Korea Selatan dan Asia Tenggara. Bermula dari konser DAY6 di Malaysia, perdebatan yang di awali oleh netizen Korea dan Malaysia kini merembet hingga ke negara Asia Tenggara lainnya, termasuk Indonesia.
Menariknya, alih-alih mempermasalahkan netizen Malaysia, netizen Korea justru meminta agensi BigHit Music untuk membatalkan konser BTS di Jakarta. Mereka menilai jika keamanan dan keselamatan para member grup itu di Jakarta terancam karena perselisihan yang tengah terjadi. Selain itu, kebanyakan dari mereka tidak setuju dengan usaha pemerintah Indonesia untuk menggunakan popularitas grup itu sebagai bagian dari kegiatan promosi dan politik.
Netizen Indonesia, terutama ARMY, tentu saja tidak terima dengan permintaan yang dilayangkan. Kebanyakan ARMY mengatakan bahwa penggemar lokal tidak bertanggung jawab atas pelecehan online yang terjadi. Selain itu, mereka juga menunjukkan bahwa grup idola mereka telah menghadapi rasisme di negara lain tanpa adanya seruan untuk membatalkan konser di sana.
BTS sendiri dijadwalkan menggelar konser di Jakarta pada tanggal 26 dan 27 Desember 2026.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



