Girl group KPop VIVIZ memutuskan untuk mengakhiri kerja sama mereka dengan agensi Big Planet Made Entertainment. Keputusan itu diumumkan melalui pernyataan yang dirilis oleh kuasa hukum dari grup tersebut pada 8 April 2026 lalu.
Melalui pernyataan yang dirilis, tim kuasa hukum menyebut jika pelanggaran kewajiban pembayaran oleh agensi hingga kegagalan untuk memberikan dukungan manajemen yang memadai menjadi alasan hilangnya rasa percaya terhadap agensi. Oleh karena itu, mereka meminta pemutusan kontrak yang secara efektif dijalankan mulai 4 Maret 2026 lalu.
Kekurangan staf manajemen juga berdampak pada aktivitas VIVIZ. Sekitar bulan Januari 2026, agensi secara sepihak membatalkan perilisan album terbaru serta rencana fanmeeting domestik dan internasional di paruh pertama tahun itu. Dalam beberapa kasus, bahkan manajer harus menanggung biaya operasional dari kantong mereka sendiri karena ketidakmampuan agensi untuk mendanai pengeluaran dasar.
Para member grup dilaporkan mencoba mentolerir pembayaran yang tertunda. Namun, mereka terpaksa menghadapi kerugian finansial yang timbul karena aktivitas terus berlanjut. Keputusan untuk mengakhiri kontrak pada akhirnya didorong oleh hilangnya kemampuan dan kemauan agensi untuk mendukung karier grup dan rusaknya kepercayaan yang tidak dapat diperbaiki.
VIVIZ menekankan bahwa, meski kontrak mereka secara hukum telah berakhir pada 4 Maret, mereka akan menyelesaikan semua aktivitas yang dijadwalkan. Hal ini dilakukan untuk menghormati komitmen mereka kepada penggemar.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



