Film kolosal ‘The King’s Warden’ yang dibintangi oleh Yoo Hae Jin, Park Ji Hoon, dan Yoo Ji Tae, memberi dampak besar bagi pariwisata dalam negeri Korea. Ini terungkap dalam laporan yang dibuat oleh berbagai media di Korea Selatan kemarin, 1 Maret 2026.
Dalam laporan yang dibuat, disebutkan jika film itu sukses besar dengan menembus angka 8 juta penonton. Menariknya, keberhasilan ini tidak hanya menciptakan tren di bioskop Korea Selatan, tetapi juga memicu lonjakan drastis kunjungan wisatawan ke lokasi syuting utamanya, yaitu Cheongnyeongpo Meandering Stream di Yeongwol, Provinsi Gangwon.
Pada 1 Maret lalu, Pemerintah Kabupaten Yeongwol secara resmi mengeluarkan peringatan terkait operasional di Cheongnyeongpo. Karena jumlah pengunjung yang sangat tinggi, akses masuk mulai dibatasi bagi mereka yang datang setelah pukul 16:00 KST. Pihak pengelola bahkan sudah memasang papan pengumuman penutupan loket lebih awal demi menjaga keamanan dan kenyamanan.
Secara historis, Cheongnyeongpo adalah tempat pengasingan Raja Danjong. Lokasi ini unik karena dikelilingi sungai di tiga sisi dan dibentengi pegunungan terjal di sisi lainnya, sehingga menyerupai benteng alami yang terisolasi. Hingga saat ini, satu-satunya cara untuk mencapai lokasi tersebut adalah dengan menggunakan perahu, yang secara simbolis menggambarkan nasib tragis dan kesepian sang raja di masa lalu.
Selain Cheongnyeongpo, makam Raja Danjong (Jangneung) juga mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan, terutama dari kalangan anak muda dan keluarga.
Hingga 27 Februari, tiket kereta menuju Yeongwol habis terjual untuk akhir pekan. Wisatawan bahkan rela mengantre 1 hingga 3 jam demi naik perahu menuju situs sejarah tersebut, menyebabkan kemacetan parah di area sekitar.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



