Youngjae GOT7 kembali menyuarakan kekecewaannya terkait masalah tunggakan honor yang belum juga diselesaikan oleh pihak promotor musikal ‘Dream High 2’. Pernyataan itu ia sampaikan melalui unggahan terbaru yang dikirimkan lewat akun media sosialnya pada 9 Juni 2026 lalu.
Melalui unggahan itu, sang idola meluapkan rasa frustrasinya. Ia menagih janji pihak penyelenggara yang sebelumnya mengklaim bahwa seluruh urusan pembayaran akan dituntaskan paling lambat pada tanggal tersebut. Kenyataannya, hak finansialnya terbukti masih belum diselesaikan sepenuhnya, memperpanjang polemik yang sudah mandek sejak tahun lalu.
Kasus ini sebenarnya sudah bergulir ke ranah hukum sejak Januari lalu, ketika Youngjae resmi melayangkan gugatan terhadap perusahaan produksi musikal tersebut karena tidak menerima upah atas kerja kerasnya. Diketahui, ia aktif tampil dalam panggung musikal ‘Dream High 2’ selama empat bulan penuh, yakni dari April hingga Juli tahun lalu. Namun, hingga rangkaian pertunjukan berakhir, ia dilaporkan belum menerima pelunasan bayaran.
Polemik ini kian menjadi sorotan publik dan memicu sentimen negatif setelah muncul kabar bahwa proyek ‘Dream High’ season ketiga justru sedang dalam proses produksi. Situasi ini memicu spekulasi miring dari netizen yang mencurigai adanya salah kelola keuangan, atau taktik memanfaatkan keuntungan dari proyek baru demi menutupi utang-utang lama agensi.
Dalam pernyataan terbarunya, Youngjae mempertegas bahwa uang yang ia terima selama ini baru sebagian kecil, sehingga pihak agensi tidak bisa berdalih bahwa proses pelunasan “sedang berjalan”. Kesal karena masalah ini terkesan disepelekan, sang idola pun secara berani membongkar nama perusahaan produksi, Art One Company, beserta CEO-nya, Kim Eunha, ke hadapan publik. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak meminta hal yang muluk-muluk, melainkan hanya menuntut hak yang sah secara baik-baik.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



