Persidangan terkait kasus tuntutan ganti rugi senilai 500 juta Won (sekitar Rp5,8 miliar) yang diajukan Source Music terhadap Min Hee Jin kembali mengalami penundaan. Ini diketahui berdasarkan laporan dari berbagai media di Korea Selatan kemarin, 21 Mei 2026.
Lewat laporan yang dibuat, disebutkan jika pembatalan jadwal kali ini terjadi karena adanya permintaan langsung dari pihak tergugat untuk mengubah tanggal persidangan. Kini, jadwal sidang yang awalnya akan digelar pada 29 Mei mendatang, resmi digeser menjadi tanggal 12 Juni.
Sebelumnya, tim pengacara Hee Jin mengirimkan surat permohonan pemindahan hari sidang pada 19 Mei lalu. Pihak pengadilan kemudian mengabulkan permintaan tersebut pada 21 Mei. Menurut keputusan terbaru, jalannya persidangan akan dialihkan ke tanggal 12 Juni pukul 16.45 waktu setempat di Pengadilan Distrik Barat Seoul.
Jika menilik ke belakang, Source Music pertama kali mendaftarkan gugatan hukum ini pada Juli 2024. Langkah tersebut diambil karena agensi menganggap pernyataan yang dilontarkan oleh Min Hee Jin di tengah konfliknya dengan perusahaan induk HYBE adalah sebuah kebohongan besar.
Pada sebuah acara jumpa pers terdahulu, Hee Jin sempat melayangkan beberapa tuduhan, di antaranya adalah pihak HYBE dituduh melanggar janji untuk menjadikan grup NewJeans sebagai grup wanita pertama yang mereka debutkan. Selain itu, Source Music dianggap telah menelantarkan para anggota NewJeans sebelum grup tersebut dipindahkan ke bawah asuhan ADOR. Terakhir, HYBE dinilai sengaja tidak aktif dan setengah hati dalam mempromosikan masa awal debut NewJeans.
Merespons tudingan-tudingan itu, Source Music menyatakan rasa kecewa yang mendalam atas tersebarnya informasi palsu di tengah masyarakat. Mereka juga sangat menyayangkan tindakan Min Hee Jin yang dinilai tidak menghormati musisi lain karena membawa-bawa nama grup idola lain dalam pernyataannya.
Source Music menegaskan bahwa anggapan yang menyebut kehadiran grup LE SSERAFIM telah merugikan artis lain adalah sebuah kekeliruan. Agensi menekankan bahwa memutarbalikkan isu agar terlihat seperti fakta adalah bentuk penyebaran berita bohong yang merusak nama baik, dan tindakan seperti ini semestinya tidak boleh terulang lagi di masa depan.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



