Perselisihan hukum antara ADOR, Min Hee Jin, dan orang tua dari Danielle kini memasuki babak baru. Ini terungkap berdasarkan laporan yang dibuat oleh berbagai media di Korea Selatan hari ini, 29 April 2026.
Dalam laporan tersebut, disebutkan jika ADOR baru saja mengambil langkah tegas dengan mengamankan penyitaan aset sementara senilai total 7 miliar Won dalam gugatan ganti rugi sebesar 43 miliar Won.
Berdasarkan informasi dari sumber hukum, Pengadilan Distrik Pusat Seoul telah mengabulkan permohonan ADOR untuk membekukan aset real estat milik mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, dan ibu dari mantan member NewJeans, Danielle. Dari total aset yang disita, sekitar 5 miliar Won terkait dengan Min Hee Jin, sementara 2 miliar Won sisanya milik ibu Danielle.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari gugatan ganti rugi senilai 43 miliar Won yang diajukan agensi tersebut pada Desember 2025 lalu. Gugatan tersebut menuduh adanya pelanggaran kontrak dan gangguan terhadap aktivitas grup. Menariknya, permohonan penyitaan aset ini hanya ditujukan kepada Min Hee Jin dan ibu Danielle, sementara Danielle sendiri tidak termasuk dalam target penyitaan tersebut.
Beberapa properti yang terdampak penyitaan ini meliputi apartemen milik Min Hee Jin di Distrik Yongsan dan sebuah vila di Distrik Mapo. Sementara itu, aset milik ibu Danielle yang berada di Distrik Gwangjin (Seoul) serta wilayah Anyang juga kini berada dalam status pembatasan hukum.
Penyitaan sementara ini bertujuan untuk memastikan aset tidak dipindahtangankan atau dijual sebelum ada putusan final dari pengadilan. Hal ini tentu saja akan membatasi fleksibilitas finansial para tergugat selama proses hukum yang panjang ini berlangsung.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



