Lee Seung Gi dan Baekhyun EXO diduga terlibat dalam manipulasi jeonse (nilai sewa deposit) vila mewah yang dilakukan CEO agensi One Hundred. Kabar tersebut diberitakan oleh berbagai media di Korea Selatan kemarin, 14 Januari 2026.
Berdasarkan laporan yang dibuat, kedua artis itu diketahui kini tinggal di vila mewah LANUVO di kawasan UN Village, Hannam-dong, Seoul. Mereka tinggal di sana dengan sistem sewa jeonse bernilai sangat tinggi, di mana Seung Gi membayar 10,5 miliar Won dan Baekhyun membayar 16 miliar Won. Kedua vila itu sendiri diketahui saat ini dimiliki oleh Cha Ga Won, CEO One Hundred.
Besarnya nilai jeonse ini langsung menuai sorotan karena dinilai jauh melampaui harga pasar, apalagi transaksi terjadi antar pihak yang saling berafiliasi. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan risiko kkangtong jeonse, yakni situasi di mana nilai deposit setara atau bahkan melebihi harga jual properti. Hal itu bisa berakibat penyewa berpotensi tidak mendapatkan kembali uangnya jika terjadi lelang atau gagal bayar.
LANUVO sendiri dikembangkan oleh PIAK Group, perusahaan properti yang juga dipimpin Cha Ga Won. Meski dipromosikan sebagai proyek sukses, data registrasi menunjukkan unit fase pertama justru dimiliki secara pribadi oleh Cha dan suaminya, serta dibebani pinjaman dalam jumlah besar.
Setelah Lee Seung Gi menandatangani kontrak jeonse pada Agustus 2024, sebagian hipotek lama pemilik dibatalkan, sementara pinjaman baru atas nama Seung Gi dicatat. Pola serupa terjadi saat Baekhyun masuk sebagai penyewa pada Maret 2025.
Nilai jeonse keduanya bahkan mencetak rekor di pasar vila Seoul. Pada 2024, deposit Seung Gi menjadi yang tertinggi, hampir dua kali lipat dari peringkat kedua. Di 2025, hanya segelintir vila yang melampaui 5 miliar Won, dengan angka tertinggi di luar LANUVO hanya 7 miliar Won. Padahal, vila sekelas di UN Village dijual di kisaran 13–14 miliar Won.
Pakar properti menegaskan bahwa jeonse umumnya berada di kisaran 50–70 persen dari harga jual. Ketika deposit mendekati atau melampaui nilai properti, risiko kerugian bagi penyewa meningkat drastis. Apalagi, unit LANUVO fase pertama disebut memiliki porsi kepemilikan tanah yang lebih kecil dibanding vila mewah lain, sehingga nilai wajarnya dipertanyakan.
Jika nilai pasar LANUVO ternyata lebih rendah dari deposit jeonse dan properti masuk proses lelang, beban kerugian bisa beralih ke penyewa. Dalam skenario terburuk, Lee Seung Gi dan Baekhyun berpotensi menanggung sisa pinjaman miliaran Won. Singkatnya, bila masalah pembayaran muncul, kerugian terbesar justru bisa ditanggung para artis, bukan pemilik properti.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.



