Kejaksaan Korea Selatan secara resmi mendakwa seorang warga negara Brasil berusia 30-an atas tuduhan penguntitan dan pelanggaran wilayah pribadi Jungkook BTS. Hal itu dilaporkan oleh berbagai media di Korea Selatan pada hari ini, 3 Maret 2026.
Menurut laporan yang dibuat, wanita berinisial A ini diduga berulang kali mendatangi kediaman snag idola dan menekan bel pintunya hingga ratusan kali. Divisi Investigasi Kejahatan Perempuan dan Anak dari Kantor Kejaksaan Distrik Seoul Barat sendiri telah menahan tersangka sejak akhir Februari lalu.
Pihak berwenang mengungkapkan bahwa aksi penguntitan ini terjadi antara bulan Desember 2024 hingga Januari 2025. Selama periode tersebut, tersangka tercatat mendatangi rumah Jungkook sebanyak 23 kali, menunggu di sekitar properti, serta meninggalkan surat-surat pribadi. Polisi sebenarnya telah menetapkan tindakan darurat yang melarang tersangka mendekat dalam radius 100 meter, tetapi larangan tersebut terus dilanggar.
Selain penguntitan, tersangka juga menghadapi tuduhan memasuki area rumah Jungkook tanpa izin. Pada pertengahan Desember, ia dilaporkan menyelinap masuk melalui gerbang samping saat seorang petugas pengantar makanan sedang meletakkan pesanan. Meskipun sempat ditangkap dan dilepaskan setelah pemeriksaan awal, perilaku obsesifnya yang terus berlanjut membuat polisi akhirnya mengajukan surat perintah penangkapan resmi.
Dalam proses interogasi, tersangka mengakui sebagian besar fakta yang dituduhkan, tetapi ia membantah memiliki niat jahat. Ia berdalih bahwa tindakannya murni didasari oleh rasa cinta kepada sang artis dan hanya ingin keberadaannya diketahui. Namun, jaksa tetap menilai tindakan tersebut telah memenuhi unsur pidana penguntitan yang melanggar privasi dan mengancam keamanan individu.
Saat ini, tersangka tetap berada dalam tahanan sambil menunggu proses persidangan. Kasus ini menjadi sorotan publik di Korea Selatan sebagai pengingat tegas mengenai penegakan Undang-Undang Anti-Penguntitan. Fokus utama hukum kini diarahkan pada perlindungan privasi publik figur dari tindakan obsesif yang melampaui batas kewajaran.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.
