Seorang bintara di Pusat Pelatihan Angkatan Darat Korea dikonfirmasi meminta Woozi SEVENTEEN, untuk membantu mencarikan penyanyi pernikahan. Masalah itu dilaporkan oleh media outlet Seoul Shinmun kemarin, 22 Desember 2025.
Lewat laporan yang dibuat, Seoul Shinmun menyebut jika bintara berinisial A mengajukan permintaan tersebut pada September lalu. Bintara A meminta sang idola mengenalkan seorang penyanyi untuk membawakan lagu ucapan selamat di acara pernikahannya yang digelar pada Oktober. Sang idola pun akhirnya memperkenalkan bintara A dengan seorang penyanyi ballad terkenal yang ia kenal.
Pihak Angkatan Darat menjelaskan bahwa Woozi kini telah terpilih sebagai instruktur pelatihan dan bertugas di resimen yang sama dengan Sersan Kepala A. Namun, menurut pejabat militer, pada saat permintaan tersebut diajukan, penugasan Woozi di masa depan belum ditentukan.
Pusat Pelatihan Angkatan Darat menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam kejadian ini dan menilai tindakan sang idola sebagai bentuk niat baik pribadi. Juru bicara militer menyatakan bahwa setelah dilakukan peninjauan, insiden tersebut tidak termasuk perintah yang tidak pantas serta tidak melanggar hukum maupun peraturan militer.
Meski demikian, sejumlah kritik muncul terkait ketidakpantasan atasan militer mengajukan permintaan pribadi kepada prajurit baru. Beberapa pakar hukum menilai situasi tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Wajib Militer, khususnya terkait kewajiban menjaga integritas dan martabat. Pengacara Noh Jong Eon menyoroti bahwa dalam struktur militer yang hierarkis, permintaan dari atasan sering kali sulit ditolak.
Woozi sendiri diketahui menjalani wajib militernya bersama rekan satu grupnya, Hoshi, sejak September lalu.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.
