Mantan kekasih dari komedian Park Narae resmi dibebaskan dari tuduhan hukum terkait dugaan penyebaran informasi pribadi manajer sang artis kepada pihak kepolisian. Hal itu terungkap berdasarkan laporan yang dibuat oleh berbagai media di Korea Selatan kemarin, 1 Juni 2026..
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian dan otoritas hukum setempat, Kantor Polisi Seoul Yongsan telah memutuskan sejak 18 Mei lalu untuk tidak melanjutkan kasus mantan kekasih Narae ini ke kejaksaan. Pihak kepolisian memilih menghentikan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi ini karena dinilai kurangnya bukti yang kuat.
Kasus ini bermula ketika mantan pacar Park Narae mencurigai adanya keterlibatan orang dalam insiden pencurian yang terjadi di rumah sang komedian tahun lalu. Secara khusus, kecurigaan itu ditujukan kepada mantan manajer dari sang komedian.
Mantan kekasih Narae kemudian dituduh mengumpulkan data sensitif para manajer, termasuk nama lengkap dan nomor registrasi penduduk (KTP Korea), melalui dokumen kontrak kerja dan prosedur pendaftaran asuransi sosial. Data itu kemudian ia serahkan kepada tim penyidik.
Dalam proses interogasi, polisi memang membenarkan bahwa pria tersebut menyerahkan data pribadi yang dimaksud kepada penyidik. Namun, polisi tidak menemukan bukti objektif yang menyatakan bahwa tindakan penyerahan data tersebut ilegal atau melanggar hukum.
Pihak kepolisian menjelaskan jika tersangka mengklaim bahwa ia telah mendapatkan izin dari individu yang bersangkutan sebelum menyerahkan data tersebut. Di sisi lain, para manajer yang dianggap sebagai korban justru tidak merespons panggilan penyidik dan tidak memberikan pernyataan formal terkait adanya kerugian.
Karena tidak adanya bukti dan kesaksian yang mendukung bahwa tindakan tersebut melanggar hukum, polisi akhirnya memutuskan untuk menutup kasus ini.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.
