Kabar mengejutkan datang dari Kook Dong Ho, salah satu peserta dating show populer “Single’s Inferno 4”. Ia dituduh melakukan perundungan (bullying) di masa sekolah, yang kini berujung pada aksi saling bantah yang memanas di antara pihak-pihak terkait.
Kasus ini bermula pada 3 Mei lalu, ketika seorang pengacara aktif berinisial ‘A’ membuat unggahan di media sosial. Secara terang-terangan, ‘A’ menyebut nama Dong Ho dan mengaku sebagai korban kekerasan sekolah yang dilakukan oleh sang figur publik.
Menurut penuturan ‘A’, saat sekolah dulu, kekasih Kook Dong Ho saat itu yang berinisial ‘C’ diduga mengotaki berbagai aksi perundungan. Mulai dari menyuruh orang lain memukul korban dengan raket badminton, menaruh paku payung di kursi, hingga mengelem lubang kunci loker. ‘A’ juga mengklaim bahwa Dong Ho, yang saat itu tergabung dalam geng anak nakal, tahu tentang aksi tersebut tetapi malah membiarkannya. Lebih parah lagi, Dong Ho dituduh pernah mempermalukan ‘A’ dengan cara berpura-pura menyatakan cinta di depan orang banyak hanya untuk menjadikannya bahan tertawaan.
“Hidupku terasa seperti di neraka selama “Single’s Inferno 4” ditayangkan. Apakah pelaku bahkan akan mengingat korbannya? Kita hidup di masyarakat di mana hanya korban yang meneteskan air mata darah seumur hidup, tidak mampu melupakan nama si pelaku,” tulis “A”.
Menanggapi tuduhan serius tersebut, Kook Dong Ho langsung merilis pernyataan panjang di akun pribadinya untuk “meluruskan informasi yang keliru”. Ia pun membantah keras semua tudingan itu.
“Klaim sepihak yang dilontarkan oleh individu tertentu ini sama sekali tidak mendasar. Saya tegaskan bahwa saya tidak terlibat dalam insiden-insiden tersebut,” ujar Dong Ho.
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak pernah ikut serta atau membiarkan aksi kekerasan seperti pemukulan dengan raket, pemasangan paku payung, ataupun perusakan loker. Dong Ho juga menegaskan bahwa ia tidak pernah berpacaran dengan ‘C’ saat duduk di bangku SMP, dan membantah tuduhan soal pernyataan cinta palsu kepada ‘A’.
Sementara itu, pihak Netflix sendiri memilih untuk menjaga jarak dari konflik ini. Melalui pernyataan singkatnya, mereka menyampaikan, “Karena yang bersangkutan adalah individu pribadi (bukan karyawan), kami tidak dapat memverifikasi kebenaran dari klaim tersebut”.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.
