Perbedaan pendapat tengah melanda fandom Dino SEVENTEEN terkait proyek solo terbarunya yang berfokus pada karakter bernama Picheolin. Hal itu bisa terlihat di berbagai unggahan sosial media sejak beberapa hari lalu.
Selain di dunia maya, ketegangan ini semakin memuncak di dunia nyata setelah sebagian penggemar mengirimkan karangan bunga duka cita sebagai bentuk protes terhadap proyek tersebut. Langkah ekstrem ini kemudian langsung dibalas oleh kelompok penggemar lain yang mengirimkan karangan bunga ucapan selamat sebagai bentuk dukungan moral untuk debut solo sang idola.
Kelompok penggemar yang menentang konsep Picheolin ini menegaskan bahwa aksi protes mereka sama sekali tidak ditujukan kepada Dino pribadi. Protes justru ditujukan kepada pihak agensi, yaitu Pledis Entertainment. Kiriman bunga duka cita tersebut adalah pesan keras untuk manajemen terkait arah karier solo Dino. Mereka menuntut agar idola bernama asli Lee Chan ini dipromosikan dengan identitas aslinya sebagai musisi, bukan lewat karakter komedi atau alter ego fiksi.
Di sisi lain, kelompok penggemar yang mendukung mengkritik cara protes tersebut. Mereka menilai bahwa terlepas dari apa pun niat di baliknya, persepsi masyarakat umum yang melihat karangan bunga duka cita akan menangkap pesan yang sangat berbeda dan negatif. Untuk mengimbangi situasi, para pendukung Dino berinisiatif memasang 17 karangan bunga ucapan selamat di lokasi yang sama. Langkah ini diambil agar orang-orang yang melintas juga bisa melihat pesan positif yang merayakan debut solo sang idola. Mereka ingin menunjukkan bahwa masih banyak orang yang mendukung tulus proyek ini.
Hingga saat ini, adu argumen antara kedua belah pihak menjadikannya salah satu topik yang paling panas dibahas di kalangan penggemar SEVENTEEN. Selain itu, ketegangan ini sekaligus memperlihatkan keretakan publik yang jarang terjadi terkait cara terbaik dalam mendukung masa depan sang idola.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.
