Bantah Rumor Vaping, UNCORE Pasang Badan Lindungi Jang Yeojun CLOSE YOUR EYES

jang yeojun

Sumber gambar: Naver

Agensi UNCORE akhirnya angkat bicara untuk menanggapi serangkaian rumor yang menyeret salah satu member grup CLOSE YOUR EYES, Jang Yeojun. Pernyataan itu dirilis oleh agensi tersebut pada 29 Maret 2026 lalu.

Langkah ini diambil setelah sang idola menjadi sasaran kritik tajam di media sosial akibat dua insiden berbeda yang memicu spekulasi di kalangan netizen.

Sebelumnya, muncul kontroversi ketika beberapa pihak menuduh sang idola menggunakan rokok elektrik (vaping) saat melakukan siaran langsung di platform Weverse. Meskipun siaran tersebut hanya berupa audio, beberapa pendengar mengeklaim mendengar suara-suara berulang yang dianggap identik dengan aktivitas vaping

Di saat yang hampir bersamaan, netizen juga menyoroti pesan-pesan samar yang dikirimkan Jang Yeojun melalui Weverse DM minggu lalu. Pesan tersebut membahas tentang pengandaian adanya perlakuan istimewa, yang kemudian memicu dugaan bahwa ia sedang mengeluhkan adanya praktik favoritisme di dalam agensi mereka.

Menanggapi situasi tersebut, UNCORE merilis pernyataan resmi untuk meluruskan keadaan. Terkait tuduhan vaping, agensi dengan tegas membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa informasi yang beredar adalah tidak benar. UNCORE menjelaskan bahwa siaran langsung itu dilakukan di bawah pengawasan staf agensi, dan suara yang dipermasalahkan telah dikonfirmasi sebagai kebisingan latar belakang yang bersumber dari lingkungan ruang latihan mereka.

Mengenai pesan samar di platform komunikasi penggemar, UNCORE menjelaskan bahwa meskipun ucapan tersebut tidak ditujukan untuk individu atau situasi tertentu, mereka menyadari adanya perbedaan interpretasi yang muncul saat Yeojun sedang mendengarkan kekhawatiran penggemar. Agensi mengakui keseriusan situasi ini karena telah menimbulkan kebingungan dan kegelisahan di kalangan penggemar. Sebagai langkah antisipasi, pihak agensi berjanji akan memberikan pengawasan serta bimbingan internal agar artis mereka dapat berkomunikasi dengan lebih hati-hati di masa mendatang.

Sebagai penutup, UNCORE memperingatkan akan mengambil tindakan hukum yang tegas tanpa kompromi terhadap segala bentuk pencemaran nama baik, penyebaran berita palsu, maupun penghinaan keji yang menyerang karakter artis mereka. Agensi juga meminta publik untuk berhenti menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan berkomitmen untuk terus melakukan yang terbaik demi melindungi hak-hak artis mereka.

Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.

Exit mobile version