Agensi yang menaungi Lee Jang Woo, HUNUS Entertainment, merilis penjelasan resmi terkait dugaan tunggakan pembayaran yang melibatkan sang aktor. Penjelasan tersebut dirilis secara resmi pada hari ini, 17 Maret 2026.
Berdasarkan pernyataan yang dirilis, HUNUS Entertainment memastikan jika Jang Woo memang pemegang saham dan terlibat dalam operasional Hosukchon. Namun, Hosukchon telah melunasi seluruh pembayaran kepada mitra kontrak mereka, Mujin Co., Ltd. Masalah muncul karena Mujin gagal meneruskan pembayaran tersebut kepada pemasok (Perusahaan A).
HUNUS Entertainment menegaskan tidak ada ikatan kontrak langsung antara Perusahaan A dengan Hosukchon maupun Lee Jang Woo. Tuduhan bahwa aktor tersebut sengaja tidak membayar adalah tidak benar.
Agensi ini juga membantah kabar bahwa Mujin adalah pemilik Hosukchon. Mujin tidak memiliki saham apa pun di restoran tersebut, dan Jang Woo tidak memiliki hubungan pribadi dengan pihak Mujin.
Meski secara hukum telah memenuhi kewajiban, pihak Lee Jang Woo mengaku merasa bertanggung jawab secara moral karena kurang mengawasi apakah perusahaan perantara (Mujin) menjalankan kewajibannya kepada pemasok bawahannya.
Terkait klaim bahwa pemasok mencoba menghubungi lewat media sosial, agensi menjelaskan bahwa akun Jang Woo menerima puluhan pesan setiap hari. Pesan dari akun yang tidak diikuti masuk ke folder “Permintaan Pesan” sehingga sulit terpantau secara instan, bukan karena kesengajaan untuk menghindar.
Mengakhiri pernyataan yang dirilis, pihak agensi menyayangkan munculnya kesalahpahaman akibat informasi yang tidak akurat. Mereka berkomitmen untuk memberikan kerja sama yang diperlukan agar masalah antara perusahaan perantara dan pemasok tersebut dapat segera diselesaikan dengan baik.
Sebelumnya, Dispatch melaporkan adanya kerugian yang dialami sebuah perusahaan distribusi peternakan (Perusahaan A) pada 17 Maret 2026. Laporan tersebut mengklaim bahwa Hosukchon gagal membayar pasokan produk sampingan babi senilai puluhan juta Won sejak akhir 2023 hingga awal tahun ini. Meski sebagian telah dibayarkan, sisa saldo yang belum terlunasi dilaporkan membengkak hingga 64 juta Won (sekitar Rp755 juta) per Januari 2026.
Vibers, temukan berbagai informasi seputar KPop lainnya bersama Vibrance di Google News.
